6 Cara Stimulasi Oromotor Yuk Bunda! Agar si Kecil Mau Makan

Copy Link

Nutrisi
3 March 2025
admin

GENEROS.CO.ID – Stimulasi oromotor bayi penting dilakukan dengan tepat untuk membantu agar si Kecil mau makan.

Selain itu, stimulasi juga disebut-sebut bisa mencegah speech delay atau keterlambatan bicara.

Latihan oromotor adalah latihan untuk meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan mobilitas lidah, rahang, bibir, dan mulut.

Latihan ini dapat membantu anak mengembangkan koordinasi yang diperlukan untuk membentuk kata dan bunyi (artikulasi) dengan benar.

Jenis-jenis stimulasi ini juga dapat membantu meningkatkan keterampilan seperti menggosok gigi dan mengolah makanan.

Semua mengacu pada kemampuan mengunyah, menelan makanan, menggerakkan makanan dan cairan di dalam mulut, dan toleransi terhadap berbagai tekstur.

Latihan motorik oral yang juga dikenal sebagai latihan orofasial, merupakan salah satu bagian dalam bidang terapi wicara, terapi okupasi, dan terapi fisik.

Baca Juga  Ketahui Keunggulan Madu Hutan dan 5 Manfaatnya

Tujuannya menargetkan otot-otot di mulut dan wajah, terutama untuk memperkuat dan meningkatkan fungsinya.

Tahap Perkembangan Oromotor

Dikutip GENEROS.CO.ID dari Journal of Clinical Chiropractic Pediatrics, antara usia 3-7 bulan bayi akan mengembangkan pola motorik oral yang meliputi mengunyah, gerakan rahang lateral dan diagonal, serta pola gerakan lidah lateral.

Pada usia enam bulan, bayi dapat duduk tanpa bantuan dan telah mengembangkan pola mengunyah, gerakan rahang, dan mereka umumnya mampu menerima bubur encer dan kental, serta makanan lunak seperti pisang, ubi, dan alpukat.

Kemudian di antara usia 7-9 bulan, aktivitas seperti duduk dan merangkak mendukung stabilitas rahang dan perkembangan motorik halus untuk keterampilan makan sendiri.

Baca Juga  Speech Delay Pada Balita, Perhatikan Nutrisinya!
Tags :
Artikel Terbaru

Artikel Lainnya