GENEROS.CO.ID – Bunda, tahukah bahwa anak yang suka bertanya bukan hanya penasaran, tapi juga sedang membangun kemampuan berpikir kritis?
Kemampuan ini memperkuat kematangan kognitif, sosial, dan emosional si kecil—karena mereka belajar memahami dunia lewat pertanyaan.
Namun bagaimana cara mendukung agar anak mau bertanya dengan nyaman dan tepat?
Jadilah Pendengar yang Mendukung
Jangan cepat terdistraksi atau buru-buru jawab—biarkan anak merasa didengar.
Dikutip GENEROS.CO.ID dari situs NAEYC, ketika kita mendampingi dengan tanya balik seperti “Menurutmu kenapa gitu ya?”, anak jadi terpancing berpikir sebelum bertanya.
Sikap hangat tanpa rasa takut akan salah memberi ruang percaya diri besar bagi anak.
Kenalkan Pertanyaan “Open-Ended”
Mulailah dengan mendorong pertanyaan terbuka:
-
“Kenapa rumput bisa hijau, ya?”
-
“Gimana caranya terbentuk pelangi?”
Ini melatih anak berpikir kritis, bukan hanya menunggu jawaban: menurut riset, anak usia 4 tahun yang diberi kesempatan bertanya hingga bisa menyelesaikan tantangan masalah lebih cepat.