GENEROS.CO.ID –Â Bunda, masa kecil bukan hanya soal buku dan tugas tapi juga tentang kebebasan berimajinasi melalui bermain.
Ketika belajar dan bermain seimbang, Si Kecil tumbuh tidak hanya pandai, tapi juga kreatif, mandiri, dan bahagia.
Yuk, pelajari cara mengatur waktu keduanya agar si Anak ceria dan berkembang optimal!
Mengapa Keseimbangan Itu Penting?
Belajar tanpa bermain bisa membuat anak stres dan sulit fokus, sementara terlalu banyak bermain bisa melemahkan pencapaian akademik.
Dikutip GENEROS.CO.ID dari situs The Genius of Play, keseimbangan antara belajar dan bermain mendukung perkembangan sosial, fisik, dan kognitif anak yang bermain cukup cenderung punya mood positif, lebih aktif, dan belajar lebih baik akademisnya .
Pahami Waktu yang Tepat untuk Anak
-
Pre-sekolah (3–5 tahun): Anak mulai memahami konsep waktu gunakan visual schedule (papan bergambar) agar mereka tahu kapan waktunya belajar dan bermain.
-
Usia SD: Anak sudah bisa memahami timer. Cobalah metode time-blocking: 20–30 menit belajar diikuti 10–15 menit bermain atau istirahat.