generos.id – Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang sedang menjadi perhatian bagi pemerintah untuk saat ini.
Saat ini, kondisi stunting bisa dianggap serius lantaran penderitanya tak hanya akan mengalami gagal tumbuh saja, tetapi juga bisa mempengaruhi kecerdasan si Kecil.
Stunting bisa menyebabkan anak-anak memiliki daya tahan tubuh yang tidak baik sekaligus akan memiliki kecerdasan yang rendah.
Perlu Bunda ketahui, hal tersebut bisa terjadi pada masa 1.000 hari pertama kehidupan. Yakni mulai dari masa dalam kandungan hingga si Kecil memasuki usia 2 tahun.
Kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama yang pada akhirnya akan mengganggu kecerdasan bagi penderitanya.
Sang buah hati yang sedang berada pada emas, pertumbuhan otak dapat berkembang dengan pesat jika tidak mengalami stunting.
Namun, berbeda dengan anak yang menjadi penderita, mereka mengalami kekurangan gizi masa ini dan membuat asupan energi yang dibutuhkan untuk perkembangan otak tidak cukup.
Sehingga nantinya akan berpengaruh pada kecerdasan bagi penderitanya, si Kecil yang mengalami gizi buruk di bawah usia satu tahun, 25 persen dari mereka berisiko memiliki kecerdasan di bawah 70.
40 persen lainnya juga akan berisiko memiliki tingkat kecerdasan antara 71-90 nantinya.
Dengan tingkat kecerdasan tersebut, kemampuan akademis anak bisa saja terganggu.
Ketidakmampuan pada otaknya disebabkan oleh pola makan yang salah, yakni tidak mengandung lemak, karbohidrat dan protein hewani.