GENEROS.CO.ID – Bunda, ketika anak mengalami keterlambatan bicara atau speech delay, bukan berarti si kecil tidak akan bisa berbicara selamanya.
Justru, deteksi dan penanganan yang cepat serta tepat bisa sangat membantu mengoptimalkan kemampuannya.
Yang terpenting adalah tidak menunggu anak “bisa sendiri” tanpa upaya aktif dari orang tua dan lingkungan sekitar.
Dikutip GENEROS.CO.ID dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), penanganan speech delay yang dilakukan sejak usia dini akan meningkatkan efektivitas terapi dan meminimalkan risiko gangguan perkembangan lebih lanjut.
Maka dari itu, yuk Bunda pahami langkah-langkah strategis yang bisa dilakukan untuk membantu anak melewati fase ini!
Langkah-Langkah Menangani Speech Delay dengan Efektif

1. Lakukan Deteksi Dini
Jika Bunda merasa ada yang berbeda dengan kemampuan bicara anak dibandingkan teman sebayanya, segera lakukan konsultasi ke dokter anak atau psikolog perkembangan. Jangan menunda sampai anak berusia lebih besar.
Waspadai jika anak:
-
Tidak mengucapkan kata bermakna di usia 18 bulan
-
Tidak merangkai dua kata di usia 2 tahun
-
Tidak bisa dimengerti oleh orang luar di usia 3 tahun