Anak Bisa Stunting Akibat Terus Terpapar Polusi Udara, Generos Solusinya

Copy Link

Tumbuh KembangNutrisiVitamin Otak
26 August 2023
admin

generos.id – Kini polusi udara menjadi ancaman yang serius bagi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang rentan sekali terkena penyakit jika terus terpapar. Bisa mengalami stunting loh, Bunda!

Jika anak-anak terpapar oleh polusi udara secara terus menerus dan tak segera ditangani secara serius bisa menyebabkan anak berisiko alami stunting.

Polusi udara sendiri terdiri dari berbagai zat yang berbahaya berasal dari kendaraan bermotor, asap rokok, hingga limbah pabrik.

Buruknya kualitas udara dari sebuah wilayah sering kali dikaitkan sebagai penyebab gangguan sistem pernapasan.

Namun, polusi udara juga dapat berdampak pada perkembangan anak dan bisa mengganggu perkembangan kognitif anak.

Risiko gangguan kognitif akibat polusi udara akan semakin besar ketika anak berlanjut menghirup udara tercemar usai dilahirkan.

Baca Juga  5 Cara Mengatasi anak Bicara Kurang Jelas ala Generos

Bahkan polusi udara yang masuk melalui saluran pernapasan anak bisa sampai mengalir ke dalam otak.

Hal tersebutlah yang akan membuat otak akan mengalami peradangan dan bisa menyebabkan terjadinya penurunan fungsi otak.

Penurunan tersebut bisa terjadi lantaran hilangnya sel saraf penting secara progresif.

Penurunan fungsi otak tersebutlah yang secara signifikan dapat menurunkan fungsi kognitif anak.

Di satu sisi perkembangan otak anak masih dalam proses pertumbuhan, sehingga ketika ada gangguan seperti paparan polusi udara maka akan berdampak lebih buruk.

Paparan Polusi Udara Sebabkan Stunting

Selain dengan gangguan kognitif, polusi udara juga berkaitan erat dengan stunting pada anak.

Dikutip dari podcast yang diunggah di Youtube Official Generos, dr. Hans Natanael, Sp.A menjelaskan apa yang disebut dengan stunting.

Baca Juga  Jangan Lewatkan Sarapan! Kunci Anak Aktif dan Cemerlang di Kelas

“Jadi stunting ini memang adalah suatu kondisi stunted atau pendek, jadi memang kalau kita ukur panjang badan anak atau tinggi badan anak berdasarkan usianya dia masuk kategori pendek,” ungkap dr. Hans Natanael

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya