Memberikan Hadiah Puasa untuk Anak, Bolehkah?

Copy Link

KeluargaTumbuh Kembang
20 May 2022
admin

Keluarga – Tidak terasa bulan Ramadhan sebentar lagi berakhir. Gimana keadaan anak selama bulan puasa ini Bunda? Mengajarkan puasa untuk anak merupakan hal yang harus dilakukan orang tua. Oleh sebab itu, jika tidak dibiasakan, anak akan kesulitan untuk menjalankan ibadah puasa saat Ramadhan.

Untuk menambah semangat anak dalam berpuasa, biasanya orang tua memberikan hadiah atau reward. Pemberian hadiah ini bertujuan sebagai imbalan karena anak sudah menjalankan puasa dengan lancar. Anak-anak pun akan terlihat senang jika mendapatkan imbalan setelah berpuasa sebulan. Namun, apakah hadiah merupakan hal yang tepat dalam memberikan motivasi dalam menjalankan puasa?

Memberikan Hadiah bukan Hanya Barang

Pada zaman rasul, ada salah satu sahabat yang memberikan hadiah bagi anak yang beribadah atau yang mau beramal. Oleh sebab itu, pemberian hadiah untuk anak harus dengan tujuan beramal dan beribadahnya. Pemberian hadiah pun bukan hanya berupa barang saja, seperti mainan. Hadiah bisa berupa pujian kepada anak karena mereka berhasil menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga  Khasiat Temulawak untuk Anak Susah Makan

Selain itu, coba tawarkan makanan favorit anak agar mereka semangat menjalankan puasa, seperti “nanti setelah ashar kita mengaji, lalu kamu mau buka dengan makanan apa?”  Tujuannya supaya anak mempunyai momen dan terpaku dengan ibadah agar mendapat imbalan dari Allah swt. Sehingga puasa anak tetap lancar.

Menurut ustad Zaky Ahmad Rivai, S.H.I., M.H, ketika beranjak dewasa, anak akan mengerti dalam memahami makna pemberian hadiah tersebut. Kedepannya anak memahami bahwa tidak bisa mengharapkan hadiah karena mau beribadah. Pemberian hadiah juga harus diiringi challange atau tantangan. Hal ini bertujuan agar anak tidak merasa cepat puas.

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya