GENEROS.CO.ID – Banyak orang tua merasa khawatir ketika anak seusianya sudah mulai lancar bicara, sementara si kecil masih terbata atau bahkan belum mengucapkan kata.
Kondisi ini dikenal sebagai speech delay, yaitu keterlambatan dalam kemampuan bicara dan bahasa anak. Meski umum terjadi, penting bagi orang tua untuk tidak mengabaikan tanda-tandanya dan segera mengambil langkah tepat.
Daftar Isi
Apa Itu Speech Delay?
Speech delay adalah kondisi ketika anak belum mencapai tonggak perkembangan bicara sesuai usianya.
Misalnya, pada usia 2 tahun, anak seharusnya sudah bisa mengucapkan dua kata yang digabung seperti “mau susu”. Jika tidak, ini bisa menjadi salah satu indikasi keterlambatan.
Tanda-Tanda Anak Mengalami Speech Delay

- Usia 1 tahun belum mengucapkan kata sederhana seperti “mama” atau “dada”
- Tidak merespons ketika dipanggil namanya
- Usia 2 tahun belum bisa menyusun dua kata
- Minimnya kontak mata atau ekspresi saat berkomunikasi
- Lebih senang bermain sendiri atau dengan gadget
Penyebab Speech Delay
- Faktor neurologis atau gangguan perkembangan (seperti autisme atau cerebral palsy)
- Gangguan pendengaran
- Kurangnya stimulasi bicara dari lingkungan sekitar
- Paparan gadget yang berlebihan
- Faktor genetik atau riwayat keluarga