Stop Diskriminasi Disabilitas Intelektual

Copy Link

Kesehatan MentalTumbuh KembangUncategorized
17 May 2022
author

Tumbuh Kembang – Dewasa ini anak dengan disabilitas intelektual atau akrab dikenal dengan keterbelakangan mental sering dikucilkan di masyarakat. Tak sedikit orang tua yang merasa minder dan akhirnya tertekan karena memiliki anak dengan disabilitas intelektual.

Setelah mengetahui apa itu disabilitas mental itu di artikel sebelumnya, masyarakat umum perlu tahu bahwa anak dengan disabilitas intelektual bisa berbaur dengan baik di masyarakat. Tentu dengan syarat tertentu, yaitu stimulasi yang optimal.

Tidak hanya dari orang tua, ternyata masyarakat juga turut andil dalam mengoptimalkan stimulasi untuk anak-anak yang mengalami disabilitas intelektual ini. Mengapa demikian?

Autisme Pada Anak, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Anak-anak

Jika dirunut, maka masyarakat secara tidak langsung ikut terlibat dalam keberhasilan atau tidaknya optimalisasi tumbuh kembang anak disabilitas intelektual tersebut. Masyarakat sebagai sekelompok orang yang biasanya mengucilkan anak yang mengalami disabilitas intelektual tersebut membuat orang tua sang anak merasa minder.

Baca Juga  Upaya Pencegahan Down Syndrome, Bunda Wajib Tahu!

Jika orang tua sudah merasa minder maka sulit baginya untuk tetap berdiri tegak mendukung tumbuh kembang sang buah hati. Yang ada justru orang tua membiarkan anaknya terkurung di rumah dan tidak memberikan stimulasi yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh si Kecil.

Orang tua yang merasa malu dengan keadaan buah hatinya tentu tidak dapat menerima kondisi sang buah hati. Padahal penerimaan penuh dari orang tua merupakan kunci keberhasilan dari stimulasi untuk anak dengan disabilitas intelektual tersebut.

Orang tua yang memiliki anak disabilitas intelektual memiliki tantangan tersendiri, orang tua dituntut untuk sabar dan diminta kelapangan hatinya untuk mengajarkan anaknya secara berulang–ulang. Salah satu pegiat dan terapis disabilitas Rezki Achyana mengemukakan yang perlu dilakukan orang tua dengan anak disabilitas intelektual yaitu keterbukaan kepada diri sendiri dengan menerima anaknya memiliki disabilitas intelektual.

Baca Juga  Pegagan, Tanaman Kaya Antioksidan yang tak Bisa Dilewatkan

Karena ketika orang tua menerima keadaan anaknya, orang tua akan lebih siap menghadapi berbagai hal yang akan muncul di kemudian hari. Hal itu mengingat untuk mengasuh dan mendidik anak dengan disabilitas intelektual bukanlah hal yang mudah.

Tags :
Artikel Terbaru

Artikel Lainnya