GENEROS.CO.ID – Bulan Ramadan sering kali menjadi momen yang dinantikan oleh seluruh keluarga, termasuk anak-anak yang ingin mencoba ikut berpuasa seperti orang tua dan saudara mereka.
Momen ini menjadi kesempatan bagi si kecil untuk belajar tentang makna ibadah, kedisiplinan, dan pengendalian diri.
Tak jarang, anak-anak merasa antusias untuk ikut berpuasa karena ingin meniru kebiasaan orang dewasa di sekitarnya.
Namun, sebagai orang tua, Bunda tentu perlu memastikan apakah si kecil sudah siap secara fisik dan mental untuk menjalani ibadah puasa.
Jika dilakukan dengan cara yang tepat, puasa dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan pola makan yang lebih teratur.
Namun, sebagai orang tua, Bunda tentu perlu memastikan apakah si kecil sudah siap secara fisik dan mental untuk menjalani ibadah puasa.
Lantas, bolehkah anak berpuasa? Jawabannya bergantung pada usia, kondisi kesehatan, serta kesiapan anak dalam menjalani puasa dengan aman.
Dikutip GENEROS.CO.ID dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak yang sehat dan cukup nutrisi dapat mulai belajar berpuasa secara bertahap sejak usia 5-7 tahun.
Namun, pada usia ini, anak belum diwajibkan untuk berpuasa penuh karena tubuh mereka masih dalam tahap pertumbuhan dan membutuhkan asupan energi yang cukup sepanjang hari.