GENEROS.CO.ID –Â Bunda, tumbuh kembang otak anak tidak hanya ditentukan oleh stimulasi dari luar, tapi juga sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi harian.
Salah satu nutrisi penting yang tak boleh dilewatkan adalah Omega-3.
Ya, zat gizi ini memiliki peran besar dalam pembentukan sel otak, pengaturan emosi, serta menjaga fungsi kognitif anak agar tetap optimal.
Omega-3 adalah jenis lemak baik yang terdiri dari tiga komponen utama: ALA (alpha-linolenic acid), DHA (docosahexaenoic acid), dan EPA (eicosapentaenoic acid).
Di antara ketiganya, DHA dan EPA dikenal sangat penting bagi perkembangan otak, terutama pada anak usia dini yang sedang berada dalam masa golden age.
Dikutip GENEROS.CO.ID dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), DHA berperan aktif dalam pertumbuhan dan koneksi antar sel saraf otak, serta mendukung kestabilan emosi anak.
Sayangnya, Omega-3 tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus dipenuhi dari makanan atau suplemen.