Tips Menjaga Kesehatan Anak Selama Berpuasa

Copy Link

NutrisiTumbuh Kembang
6 April 2022
author

Nutrisi – Berpuasa di bulan Ramadhan menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat wajib puasa. Anak-anak yang belum memasuki usia baligh tidak diwajibkan untuk berpuasa. Namun tidak ada salahnya untuk mengajak anak berpuasa sebelum memasuki usia baligh sebagai latihan, asalkan tidak berlebihan.

Terdapat banyak manfaat dari puasa pada anak. Puasa pada anak sebelum baligh menjadi ajang bagi anak supaya lebih mengenal puasa dan beradaptasi terhadap puasa. Karena ketika sudah akil baligh dan melakukan puasa penuh tanpa latihan terlebih dahulu akan sulit untuk beradaptasi menahan lapar, haus dan lainnya.

Karena sebagai latihan maka bisa dilakukan secara bertahap, tidak langsung puasa penuh. Dokter spesialis anak Reza Fahlevi, Sp.A menyatakan jika usia anak masih kecil misalnya 5-7 tahun dapat memulai puasa pada anak dengan empat atau lima jam terlebih dahulu.

Baca Juga  Bunda Wajib Tahu! Menirukan Cooing dari Bayi Ada Manfaatnya Loh

Selang beberapa hari atau tahun berikutnya dapat dinaikkan lagi, yang awalnya puasa sampai jam 10 pagi menjadi sampai jam 12 siang. Pada hari berikutya atau tahun depannya dapat dinaikkan lagi menjadi jam 2 siang, kemudian dinaikkan lagi sampai jam 4 sore dan akhirnya bisa full.

Puasa Baik untuk Kesehatan Mental?
Berbuka Puasa Bersama Keluarga

Selain itu puasa juga bisa melatih anak untuk mengontrol diri. Karena pada saat puasa harus bisa menahan lapar dan haus di mana ini dapat melatih untuk mengontrol dirinya. Sehingga penting untuk anak melatih diri karena dapat berpengaruh untuk ke depannya, supaya anak dapat mengontrol diri dengan baik.

Tidak hanya itu saja, dari aspek religius puasa tentu dapat mengenalkan ajaran agama kepada anak-anak. Ayah Bunda bisa membiasakan anak dengan suasana Ramadhan seperti sahur, buka puasa bersama, salat tarawih, tadarus, dan lain-lain. Hal tersebut akan meningkatkan rasa cinta anak terhadap agama Islam.

Baca Juga  7 Mitos dan Fakta Tentang Disabilitas Intelektual

Tentu Ayah dan Bunda perlu menjaga asupan nutrisi anak agar tidak sampai mengalami dehidrasi atau bahkan sampai hipoglikemia. Semakin besar anak, nutrisi di dalam tubuhnya terutama glukosa semakin banyak, sehingga risiko hipoglikemia rendah. Ketika anak masih kecil, glukosa dalam tubuh rendah, sehingga risiko hipoglikemia semakin tinggi.

“Maka dari itu saya pribadi menganjurkan usia anak untuk berpuasa dimulai dari usia 5 tahun. Jangan terlalu dini karena kasihan anak jika mengalami hipoglikemia,” ujar dr. Reza dalam live Instagram Hallo Bunda di akun @generos.id yang diselenggarakan oleh Generos.

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya