Begini Peran Ayah dalam Mengajarkan Agama

Copy Link

Uncategorized
21 April 2022
author
Fakta-menarik-manfaat-al-Qur'an-untuk-kecerdasan-otak
Ayah dan Bunda mengajarkan anak membaca Alquran

Bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan bonding antara orang tua dan anak. Penulis buku “Berjuta Rasa Menjadi Papah Mamah Muda” itu mengatakan bahwa saat bulan puasa wajib untuk melibatkan anak untuk memeriahkannya. Selain untuk meningkatkan bonding antar keluarga juga memberikan pendidikan agama sejak dini melalui ibadah-ibadah di bulan Ramadhan.

Jika anak-anak sudah mulai besar, misalnya sudah berusia 4 tahun ke atas, maka bisa diajak sholat tarawih di masjid. Sebisa mungkin orang tua harus bisa menyebarkan aura Ramadhan ke anak-anak. Seperti puasa itu berarti kita menahan diri dari lapar dan haus, juga amarah. Kita harus mengajarkan ke anak supaya dia tahu kalau puasa itu tidak boleh marah.

Baca Juga  Stop Diskriminasi Disabilitas Intelektual

Melibatkan anak dalam menyemarakkan bulan Ramadhan juga bisa dengan mengenalkan betapa beratnya sahur, dan betapa berbahagianya berbuka puasa. Dengan begitu maka akan terkesan bahwa memang puasa itu sangat istimewa. Jadi terbangun vibes-nya Ramadhan itu kepada anak-anak.

Tidak hanya komunikasi dan fasilitas untuk meningkatkan bonding, orang tua juga membutuhkan wawasan yang luas agar bisa memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa ternyata tanggung jawab pengasuhan dan pendidikan anak itu merupakan tugas kedua orang tua, maka ayah dan bunda wajib untuk selalu meng-upgrade ilmu agar dapat mengajarkan agama kepada anak.

“Jadi apabila ada yang mengatakan “ngapain istri sekolah tinggi-tinggi nanti jadi ibu rumah tangga juga” “Iya biar ibu rumah tangganya itu pintar tidak bodoh,” ujar ustadz Zaky.

Baca Juga  Ini Bahaya Generos yang Wajib Bunda Ketahui

Memang setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda, namun tingkat penasarannya sama-sama tinggi. Oleh karena itu orang tua sebisa mungkin harus bisa menjawab setiap pertanyaan dari anak, yang tentunya dengan bahasa yang dapat dimengerti oleh anak-anak. Maka dari itu untuk menjadi orang tua harus banyak belajar tentang hal tersebut.

Dan jangan sampai kita mengabaikan pertanyaan anak atau bahkan membentak anak saat ia terus menerus bertanya. Karena memang pada dasarnya anak belum tahu dan membutuhkan jawaban dari apa yang ia ingin ketahui, meskipun menurut orang dewasa itu adalah hal sepele.

Tags :
Artikel Terbaru

Artikel Lainnya