Daftar Isi
6. Jadikan Orang Tua Sebagai Contoh
Anak meniru. Kalau Bunda atau Ayah sering main HP, anak pun merasa itu hal yang wajar. Yuk, mulai batasi juga screen time kita sendiri di depan anak.
7. Konsisten Tapi Fleksibel
Ada kalanya screen time tetap dibutuhkan—misalnya saat Bunda butuh istirahat atau ada urusan. Yang penting, tetap konsisten dan pantau konten yang ditonton anak.
Apa Kata Ahli?
Dikutip GENEROS.CO.ID dari situs American Academy of Pediatrics (AAP), pembatasan screen time yang disesuaikan usia dan disertai pengawasan orang tua dapat mencegah masalah perilaku, kesulitan tidur, dan gangguan perkembangan bahasa pada anak.
Bunda, screen time bukan musuh—yang penting adalah mengelolanya dengan bijak. Dengan pendekatan yang lembut dan konsisten, anak akan terbiasa menjalani hari-hari yang lebih aktif, kreatif, dan penuh interaksi nyata.
Yuk, bantu anak tumbuh dengan keseimbangan antara dunia digital dan dunia nyata. Karena masa kecil yang sehat adalah fondasi bagi masa depan yang kuat.***