Daftar Isi
6. Latih Imajinasi dengan Permainan Peran
Biarkan anak jadi dokter, guru, atau astronot. Permainan imajinatif membantu anak belajar menyelesaikan masalah dan memahami emosi orang lain.
7. Rangsang Rasa Ingin Tahu Anak
Jika anak bertanya “Kenapa?” jangan langsung dimatikan ya, Bunda. Diskusi ringan dan mencari jawaban bersama bisa menumbuhkan kecerdasan kritis dan rasa percaya diri.
8. Cukupi Nutrisi Otak Anak
Stimulasi yang optimal harus didukung nutrisi yang cukup. Pastikan anak mengonsumsi makanan kaya omega-3, zat besi, protein, dan vitamin. Misalnya: ikan, telur, kacang-kacangan, alpukat, dan sayur hijau.
Jika perlu, Bunda bisa memberikan Generos, madu herbal dengan kandungan DHA, temulawak, pegagan, dan bahan alami lainnya yang bantu mendukung fokus, daya ingat, dan imunitas si kecil.
Bunda, masa golden age hanya datang sekali. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendampingi si kecil tumbuh dengan stimulasi yang tepat dan penuh cinta.
Dikutip GENEROS.CO.ID dari situs UNICEF, ingat, setiap pelukan, tanya jawab, dan permainan bersama adalah bentuk investasi untuk masa depan anak.
Dengan kasih sayang dan dukungan terbaik dari Bunda, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, bahagia, dan siap menghadapi dunia.***