4. Terbatasnya Layanan Kesehatan
Hingga saat ini, di Indonesia masih terdapat daerah yang kekurangan layanan kesehatan.
Padahal, selain untuk memberikan perawatan pada anak atau ibu hamil yang sakit, tenaga kesehatan juga dibutuhkan untuk memberi pengetahuan mengenai gizi untuk ibu hamil dan anak di masa awal kehidupannya.
Stunting pada anak dapat memengaruhi kesehatan serta tumbuh kembangnya dari ia kecil hingga dewasa.
Dalam jangka pendek, stunting pada anak menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme tubuh, dan pertumbuhan fisik.
Sekilas, proporsi tubuh anak stunting mungkin terlihat normal. Namun, kenyataannya ia lebih pendek dari anak-anak seusianya.
Seiring dengan bertambahnya usia anak, stunting dapat menyebabkan berbagai macam masalah, di antaranya:
- Kecerdasan anak di bawah rata-rata sehingga prestasi belajarnya tidak bisa maksimal
- Anak jadi mudah sakit karena sistem imunnya tidak baik
- Anak berisiko tinggi memiliki penyakit diabetes, penyakit jantung, stroke, dan kanker
4 Tips Mencegah Stunting yang Bisa Dilakukan

Seperti yang telah dikatakan di awal, dampak buruk stunting bisa tetap dialami anak ketika ia sudah dewasa. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk mengetahui beberapa cara mencegah penyakit ini, di antaranya:
- Mengonsumsi makanan dalam porsi yang cukup dengan kandungan nutrisi yang dibutuhkan selama hamil dan selama menyusui
- Memberikan nutrisi yang baik kepada Si Kecil, seperti memberikan ASI eksklusif dan nutrisi penting lainnya, seiring pertambahan usianya
- Rutin memeriksakan kehamilan serta pertumbuhan dan perkembangan anak setelah lahir
- Menerapkan pola hidup bersih dan sehat, terutama mencuci tangan sebelum makan, serta memiliki sanitasi yang bersih di lingkungan rumah
Untuk menghindari stunting memang dibutuhkan kesabaran dan usaha yang menyeluruh dari semua pihak. Ingat, tanggung jawab ini bukan hanya milik para ibu saja, melainkan milik seluruh anggota keluarga.
Apabila Bunda masih bingung mengenai pencegahan stunting atau sumber gizi yang baik untuk ibu hamil dan anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.