Daftar Isi
2. Membacakan Cerita untuk Anak
Membacakan buku cerita untuk anak sejak dini bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan bicaranya.
Dengan mendengarkan, anak bisa belajar memahami nama-nama benda atau cerita pada buku.
Untuk mendukung terapi speech delay, Bunda dapat meminta si Kecil menirukan nama-nama tokoh atau benda pada buku yang dibacakan.
Bunda bisa mencari buku cerita bergambar karakter kartun yang digemari si Kecil.
3. Tanggapi Perkataannya dan Perbaiki
Jika anak mengatakan sesuatu dan kurang tepat artinya, jangan buru-buru untuk menyanggahnya.
Bunda sebaiknya menanggapi perkataanya dengan penggunaan kata atau kalimat yang tepat.
Misalnya, bila anak meminta untuk “mengikat” kancing bajunya, Bunda bisa menanggapi dengan mengatakan “Iya, Bunda akan mengancingkan bajumu”.
Hal ini bisa mendukung perkembangan anak yang mengalami speech delay.
4. Bantu Anak Memahami Nama-nama Benda
Saat menginginkan sesuatu, anak yang mengalami speech delay mungkin hanya akan menunjuk benda tersebut alih-alih mengucapkan kalimat permintaan.
Dalam kondisi ini, Bunda bisa membantunya memahami nama-nama benda tersebut.
Dengan demikian, Si Kecil akan terdorong untuk meniru nama-nama benda yang sang buah hati dengar.***