Permainan ini juga mengajarkan bahwa bermain itu bisa dilakukan bersama–sama tidak dengan sendiri.
Karena anak dengan disabilitas intelektual terkadang kesulitan dalam memahami asyiknya bermain bersama.

Jadi pada intinya anak dengan disabilitas intelektual dapat berbaur dengan lingkungan sekitarnya dan bisa mandiri asalkan diberikan stimulasi untuk mendukung perkembangannya.
Memang tidak mudah, tapi itu semua dapat diusahakan. Ayah dan Bunda sebagai support system utama harus bisa memberikan dukungan penuh.
Penerimaan penuh adalah bentuk dukungan yang terbaik dan yang utama yang harus diberikan kepada buah hati yang mengalami disabilitas intelektual.
Karena saat orang tua sudah menerima bahwa buah hatinya memiliki kebutuhan khusus maka stimulasi terbaik pun dapat diberikan dengan optimal.
Dan stimulasi yang optimal tersebut yang mampu mengantarkan anak disabilitas intelektual tetap bisa bersosialisasi di masyarakat.***