Daftar Isi
Speech Disorder
Setelah mengetahui tahapan perkembangan kemampuan bicara pada si Kecil, maka Ayah dan Bunda sudah dapat mengidentifikasi red flag kemungkinan anak mengalami keterlambatan bicara. Kemudian, gangguan perkembangan bicara anak selain speech delay yang perlu Ayah dan Bunda ketahui adalah
Speech disorder atau gangguan dalam berbicara pada anak adalah kondisi di mana seorang anak mengalami kesulitan dalam menciptakan suara untuk membentuk kata-kata dan kalimat. Kondisi ini disebabkan oleh adanya gangguan di otak.
Direktur Yamet Child Development Center Tri Gunadi menyebutkan bahwa rata-rata kasus speech disorder terjadi karena adanya gangguan pada area otak, seperti adanya racun dalam otak. Menurut Gunadi, logam berat adalah elemen yang kerap mencemari otak yang berbuntut pada speech disorder dan speech delay pada anak.
Speech diorder dibagi menjadi beberapa bentuk. Di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Gagap (Stuttering)
Seperti dikutip dari Mayo Clinic, gagap merupakan sebuah kondisi gangguan bicara di mana orang atau anak yang gagap tahu apa yang ingin mereka katakan, tetapi mengalami kesulitan untuk mengatakannya. Misalnya, mereka mungkin mengulang atau memperpanjang kata, suku kata, atau suara konsonan atau vokal. Atau mereka mungkin berhenti saat berbicara karena mereka telah mencapai kata atau suara yang bermasalah.
Adapun beberapa gejala gagap yaitu:
- Kesulitan memulai kata, frasa, atau kalimat
- Memperpanjang kata atau suara dalam sebuah kata
- Pengulangan suara, suku kata atau kata
- Keheningan singkat untuk suku kata atau kata-kata tertentu, atau jeda dalam sebuah kata (patah kata)
- Penambahan kata-kata tambahan seperti “um” jika kesulitan pindah ke kata berikutnya diantisipasi
- Ketegangan, sesak, atau gerakan wajah atau tubuh bagian atas yang berlebihan untuk menghasilkan sebuah kata
- Kecemasan berbicara
- Kemampuan terbatas untuk berkomunikasi secara efektif
Kesulitan bicara gagap dapat disertai dengan:
- Kedipan mata cepat
- Tremor pada bibir atau rahang
- Gerakan yang tidak disengaja di area wajah
- Kepala tersentak
- Mengepalkan tangan
Disartria
Disartria adalah kondisi yang terjadi saat otot-otot yang kamu gunakan untuk berbicara terlalu lemah atau kamu kesulitan mengendalikannya. Alhasil, kondisi ini sering menyebabkan pengidapnya mengalami cadel atau berbicara terlalu lambat sehingga sulit dipahami.
Penyebab umum disartria termasuk di antaranya adalah gangguan sistem saraf dan kondisi yang menyebabkan kelumpuhan wajah atau kelemahan otot lidah atau tenggorokan. Adapun gejalanya adalah:
- Bicara cadel.
- Bicara lambat.
- Ketidakmampuan untuk berbicara lebih keras daripada bisikan atau berbicara terlalu keras.
- Bicara cepat yang sulit dimengerti.
- Suara hidung, serak, atau tegang.
- Irama bicara yang tidak rata atau tidak normal.
- Volume bicara tidak rata.
- Bicara monoton.
- Kesulitan menggerakkan lidah atau otot wajah.