Daftar Isi
5. Berbagi Pengalaman Digital dengan Anak
Saat anak sedang bermain gawai, sikap orang tua sebaiknya bukan hanya mengawasi saja, melainkan menjadi tempat diskusi untuk anak. Yups! orang tua juga harus bersikap sebagai “teman” untuk anak

Arti “teman” disini ialah orang tua dapat memahami wawasan maupun pengalamannya terhadap gawai. Orang tua pun juga turut serta mencoba aplikasi atau konten yang ditonton oleh anak, Maka semakin baik hubungan “teman” yang terjalin antara orang tua dan anak. semakin baik pula suasana yang tercipta antara orang tua dan anak
6. Libatkan Anggota Keluarga Saat Anak Screen Time
Mengatur Screen time anak akan berhasil jika seluruh anggota keluarga juga terlibat. Ketika kita menerapkan peraturan tentang screen time, maka seluruh anggota keluarga yang ada di rumah harus menaati peraturannya.
Semua keluarga haru menaati peraturan saat pertama kali dibuat. Untuk apa? Agar peraturan tersebut bisa berjalan lancar dan akan memahami posisi masing-masing. Misalnya menerapkan hari tanpa gawai, Ini dapat membuat seluruh anggota keluarga membuat kegiatan lain yang dapat menguatkan hubungan emosional antar keluarga.
7. Minta Bantuan Kepada Ahli
Ketika anak sudah ada di taraf “kecanduan” gawai. Maka orang tua bisa minta bantuan kepada ahli. Saat kondisi kecanduan, otak hanya mengingat satu hal saja dan tidak bisa berhenti. Kondisi ini membuat anak sulit untuk dikontrol. Seiring berjalannya waktu, anak akan mengalami dampak yang lebih parah.
Jika anak mengalami situasi ini dan orang tua sulit untuk mengatasi. Maka, kita bisa meminta bantuan kepada psikiater. Saat konseling, orang tua bisa mengetahui penyebab anak kecanduan dan upaya penanganan yang sesuai. Saat inilah, psikiater akan membanyu kita cara mengatasi kecanduan gawai pada anak.

Itulah 7 prinsip cerdas yang bisa orang tua terapkan untuk anak. Perkembangan digital pada masa kini memang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Namun, jika tidak digunakan dengan benar, maka dapat berdampak buruk untuk perkembangan anak. Yuk sebagai orang tua, kita harus cerdas dan bijak dalam mengiringi perkembangan anak
.