Jangan Panik Bunda! Begini 9 Cara Mencegah Tantrum Pada si Kecil

Copy Link

Kesehatan MentalKeluarga
5 May 2024
admin

Namun sebelum ini terjadi, agar anak tidak sampai mengalami gejala depresi terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Laman WebMD merangkum 9 cara cegah tantrum pada anak yang bisa Bunda terapkan di rumah, di antaranya adalah:

  1. Tetapkan rutinitas setiap hari secara konsisten, jika akan berganti aktivitas maka beritahu si Kecil dulu beberapa menit sebelum pergantian aktivitas. 
  2. Berkomunikasilah pada anak, jangan pernah beranggapan bahwa anak tidak akan memahami perkataanmu. Jelaskan padanya tentang aktivitas apa saja yang akan kalian lakukan dan tetaplah konsisten dengan rencana-rencana itu demi meminimalisir kejutan bagi si Kecil.
  3. Biarkan anak membawa makanan dan mainan kesukaannya saat bepergian maupun saat Anda melakukan aktivitas, maka itu akan bisa membuatnya tetap sibuk.
  4. Pastikan anak sudah cukup tidur dan dalam keadaan kenyang saat bepergian, karena kondisi lapar dan mengantuk bisa memicu anak tantrum.
  5. Singkirkan godaan yang bisa memicu tantrum, misalnya meletakkan permen di meja makan sebelum makan malam yang membuat anak merengek meminta permen saat jam makan malam.
  6. Jangan terlalu mengatur anak, berilah kebebasan padanya untuk memilih. Seperti memilih baju mana yang ingin ia kenakan atau menu apa yang ingin dia makan. Dengan memberikan kebebasan yang meskipun menurut kita remeh itu membuat anak merasa bahwa dia memiliki kendali atas dirinya sendiri.
  7. Berilah sedikit kelonggaran pada si Kecil. Misalnya saat si Kecil masih ingin menonton televisi pada jam mandinya, maka berikan waktu 10 menit lagi dan bernegosiasi dengannya agar berangkat mandi setelah waktu yang Anda berikan sudah habis. 
  8. Saat anak sudah memunculkan tanda-tanda akan mengamuk maka alihkan perhatiannya dengan memberikan makanan kesukaannya atau membuat humor kecil. Karena pada dasarnya anak mudah teralihkan perhatiannya sehingga emosinya akan mereda karena dia sudah tidak fokus pada apa yang membuatnya marah.
  9. Ajarkan anak untuk mengelola emosinya, ajarkan bahwa lebih baik mengungkapkan keinginan maupun perasaannya dengan ungkapan kata-kata daripada dengan teriakan. 
Baca Juga  Jangan Sampai Tidak Tahu! Ini 8 Penyebab Tantrum Pada si Kecil

Jika anak sudah bisa mengendalikan emosinya maka jangan lupa untuk memberikannya pujian bahwa dia telah berhasil menjadi anak yang tangguh.

Termasuk saat mendisiplinkan anak, tegaskan bahwa Anda sangat mencintainya. Kata-kata positif yang keluar dari mulut orang tuanya mampu meningkatkan harga diri pada anak. ***

Tags :
Artikel Terbaru

Artikel Lainnya