Daftar Isi
2. Pegagan
Pegagan memiliki kandungan asiatic acid dan asiaticosida yang berperan sebagai antiokasidan dan mampu meningkatkan fungsi memori dan kemampuan belajar pada anak.
Kandungan asiaticosida pada pegagan terbukti efektif meningkatkan kemampuan kognitif pada anak, mencegah radikal bebas.
Serta memiliki kemampuan neuroprotektif yaitu kemampuan melindungi sel neuron otak dari kerusakan.
3. Madu Hutan
Generos menggunakan pemanis alami yaitu madu hutan dan tanpa tambahan pemanis sintetik sehingga aman untuk dikonsumsi anak.
Madu hutan berbeda dengan madu ternak biasa, madu ini dihasilkan oleh jenis lebah raksasa atau Giant Bee dengan nama latin Apis Dorsata.
Madu hutan tedapat 3 kandungan probiotik alami yang dimiliki yaitu Lactobacillus Kunkeei, Lactobacillus sp, Lactobacillus Verniform.
Ketiga probiotik ini sangat baik untuk mengembalikan dan meningkatkan kemampuan pencernaan manusia.
4. Mengkudu
Buah mengkudu atau buah dewa telah ada pada zaman dhulu sekitar 100 tahun SM, sejak dahulu, mengkudu digunakan untuk obat tradisional berbagai macam penyakit.
Mengkudu mengandung lebih dari 200 senyawa fitokimia bioaktif seperti asam organik, fenol, anthraqunion, karetenoid, triterpeneoid, flavonoid, glikosida, nukleosida, sterol, lakton, lignan dan komponen aromatik.
Kandungan ini efektif menangkal radikal bebas dan bahaya oksidatif pada membran seluler DNA dan sistem saraf pusat.
5. Temulawak
Sevara empirik, kandungan minyak atsiri pada temulawak dapat meningkatkan nafsu makan pada anak, sehingga bisa menjadi solusi mengatasi Gerakan Tutup Mulut pada anak.
Kandungan senyawa bioaktif curcumin pada temulawak berperan dalam meningkatkan fungsi kognitif, mood, kesehatan mental, serta menangkal radikal bebas pada sistem saraf pusat.***