Jangan Anggap Sepele Bunda! Ini Dampak Jangka Panjang Jika si Kecil Speech Delay

Copy Link

KeluargaKesehatan Mental
27 April 2024
admin

Cara Mengatasi Speech Delay

Memperhatikan dampak panjang dari keterlambatan berbicara dan berbahasa yang mungkin dialami anak, para orang tua harus senantiasa melihat tumbuh dan kembangnya.

Chatarine M. Sambo, seorang dokter anak, menulis sebuah artikel di laman resmi milik Ikatan Dokter Anak Indonesia mengenai beberapa cara yang dapat digunakan untuk mencegah keterlambatan berbicara pada anak.

Kuncinya terletak pada stimulasi perkembangan yang baik dan ketepatan waktu menemukan tanda awal penyimpangan perkembangan pada anak. Stimulasi perkembangan bicara dan bahasa dapat dilakukan sedini mungkin pada anak.

Orang tua haruslah membaca dengan suara jelas, mengajak bayi dan anak bercakap-cakap, memberi respons terhadap ocehan anak, atau menjawab pertanyaan-pertanyaan dan bernyanyi. Ponsel dan televisi bukanlah metode stimulus yang baik.

Baca Juga  Bahaya Bunda! Ini 7 Kesalahan Mengasuh Anak Speech Delay

Orang tua juga harus memahami perkembangan normal pada anak dengan membaca buku panduan kesehatan anak yang memuat data kelahiran, berat badan, dan rekam jejak imunisasi dan kesehatan anak.

Selain itu, lakukan pemeriksaan deteksi dini terhadap gangguan perkembangan secara berkala serta konsultasi dengan dokter. Deteksi tersebut dapat dilakukan pada hari ketiga setelah bayi lahir.

Jadi seperti itu Bunda, jangan sampai sang buah hati menyesal di masa depannya nanti jika dirinya masih mengalami speech delay.

Namun tak hanya Bunda saja, Ayah juga harus menstimulasi sang buah hati agar anak tak mengalami keterlambatan bicara.

Dengan mengikuti cara mengatasi hal di atas, Bunda dan Ayah dapat menstimulasi sang buah hati agar tak terkena keterlamabatan bicara.***

Baca Juga  Kenali Faktor Penyebab Speech Delay pada Anak
Tags :
Artikel Terbaru

Artikel Lainnya