4. Tanggapi Perkataannya dan Perbaiki
Jika sang buah hati mengatakan sesuatau dan kurang tepat artinya, jangan buru-buru untuk menyanggahnya.
Bunda sebaiknya menanggapi perkatannya dengan penggunaan kata atau kalimat yang tepat.
Misalnya, bila sang buah hati meminta untuk mengikat kancing bajunya, Bunda bisa menanggapi dengan mengatakan “Iya Bunda akan mengancingkan bajumu”.
Hal ini mendukung perkembangannya sang buah hati yang mengalami speech delay.
5. Bantu si Kecil untuk Memahami Nama Benda
Saat menginginkan sesuatu, si Kecil yang mengalami speech delay mungkin hanya akan menunjuk benda tersebut alih-alih mengucapkan kalimat permintaan.
Dalam kondisi ini, Bunda bisa membantunya memahami nama-nama benda tersebut.
Dengan demikian, sang buah hati akan terdorong untuk meniru nama-nama benda yang dirinya ingin dengar.
Nah itu lah Bunda cara mengatasi sang buah hati yang mengalami speech delay.***