Kenali Lebih Dalam Yuk Bunda! Ini 6 Faktor Penyebab si Kecil Alami Speech Delay

Copy Link

Tumbuh KembangKeluarga
7 December 2024
admin

3. Ada Gangguan Pendengaran

Anak yang tidak dapat mendengar dengan baik, cenderung mengalami kesulitan dalam membentuk kata-kata.

4. Anak kurang mendapat stimulasi

Lingkungan memainkan peran penting dalam perkembangan bicara dan bahasa. Bila anak kurang mendapat stimulasi verbal, maka anak tidak akan mengalami perkembangan bicara dan bahasa.

Baca Juga  5 Cara Mengatasi anak Bicara Kurang Jelas ala Generos

5. Anak Mengidap Gangguan Spektrum Autisme

Gangguan bicara dan bahasa sering terkait dengan gangguan spektrum autisme.

Tanda-tanda dari hal ini, di antaranya adalah:

  • Mengulangi frasa (echolalia) daripada membuat frasa
  • Melakukan perilaku berulang
  • Gangguan komunikasi verbal dan nonverbal
  • Gangguan interaksi sosial
  • Regresi bicara dan bahasa

6. Anak Memiliki Masalah Neurologis

Sejumlah gangguan neurologis dapat memengaruhi otot yang diperlukan untuk berbicara, misalnya:

  • Cerebral palsy
  • Distrofi otot
  • Cedera otak traumatis

5 Cara Mengatasi Anak Speech Delay

5 Cara Mengatasi Anak Speech Delay

Berikut adalah sejumlah cara yang bisa Bunda terapkan bila anak Anda yang berusia 18 bulan hingga 2 tahun belum bisa berbicara:

1. Mengajak si Kecil Ngobrol Secara Rutin

Bila anak belum juga berbicara secara jelas di usia yang seharusnya sudah mencukupi, maka Bunda harus mengajak anak ngobrol secara rutin.

Baca Juga  Perhatikan Para Bunda! Ini Beda Speech Delay dan Autis pada Anak

Obrolan dua arah itu akan memberi stimulasi kepada anak untuk membentuk dan mengeluarkan kata-kata.

Bunda bisa mengajak anak mengobrol dengan memberi pancingan lewat pertanyaan atau menanggapi setiap ucapannya.

2. Memberi Kosa Kata Baru Kepada si Kecil

Supaya anak semakin terstimulasi untuk membentuk kata dan mengeluarkan kata-kata, maka Bunda bisa mengajarkan berbagai kosa kata baru kepada anak setiap harinya.

Bunda bisa mengenalkan nama objek atau barang yang biasa digunakan oleh anak, misalnya garpu, piring, sendok, mainan anak, dan lain sebagainya.

Atau Bunda bisa mengajak anak berkeliling lingkungan rumah, sambil menyebutkan objek apa saja yang ditemui di sekitar lingkungan rumah.

Tags :
Artikel Terbaru

Artikel Lainnya