Daftar Isi
3. Ada Gangguan Pendengaran
Anak yang tidak dapat mendengar dengan baik, cenderung mengalami kesulitan dalam membentuk kata-kata.
4. Anak kurang mendapat stimulasi
Lingkungan memainkan peran penting dalam perkembangan bicara dan bahasa. Bila anak kurang mendapat stimulasi verbal, maka anak tidak akan mengalami perkembangan bicara dan bahasa.
5. Anak Mengidap Gangguan Spektrum Autisme
Gangguan bicara dan bahasa sering terkait dengan gangguan spektrum autisme.
Tanda-tanda dari hal ini, di antaranya adalah:
- Mengulangi frasa (echolalia) daripada membuat frasa
- Melakukan perilaku berulang
- Gangguan komunikasi verbal dan nonverbal
- Gangguan interaksi sosial
- Regresi bicara dan bahasa
6. Anak Memiliki Masalah Neurologis
Sejumlah gangguan neurologis dapat memengaruhi otot yang diperlukan untuk berbicara, misalnya:
- Cerebral palsy
- Distrofi otot
- Cedera otak traumatis
5 Cara Mengatasi Anak Speech Delay

Berikut adalah sejumlah cara yang bisa Bunda terapkan bila anak Anda yang berusia 18 bulan hingga 2 tahun belum bisa berbicara:
1. Mengajak si Kecil Ngobrol Secara Rutin
Bila anak belum juga berbicara secara jelas di usia yang seharusnya sudah mencukupi, maka Bunda harus mengajak anak ngobrol secara rutin.
Obrolan dua arah itu akan memberi stimulasi kepada anak untuk membentuk dan mengeluarkan kata-kata.
Bunda bisa mengajak anak mengobrol dengan memberi pancingan lewat pertanyaan atau menanggapi setiap ucapannya.
2. Memberi Kosa Kata Baru Kepada si Kecil
Supaya anak semakin terstimulasi untuk membentuk kata dan mengeluarkan kata-kata, maka Bunda bisa mengajarkan berbagai kosa kata baru kepada anak setiap harinya.
Bunda bisa mengenalkan nama objek atau barang yang biasa digunakan oleh anak, misalnya garpu, piring, sendok, mainan anak, dan lain sebagainya.
Atau Bunda bisa mengajak anak berkeliling lingkungan rumah, sambil menyebutkan objek apa saja yang ditemui di sekitar lingkungan rumah.