Daftar Isi
Teknik Cerita untuk Latihan Bicara
-
Dialog Dua Arah
Setelah cerita, ajukan pertanyaan terbuka:
“Menurut kamu, kenapa kelinci takut?”
Ini memancing anak berpikir dan bicara secara spontan. -
Ajak Anak Bercerita Ulang
Gunakan gambar atau urutan cerita. Biarkan anak mengisahkan kembali dengan versinya. -
Gunakan Boneka atau Buku Bergambar
Cerita lewat boneka atau buku interaktif membuat anak antusias dan lebih banyak berpartisipasi. -
Latihan Suara Tokoh
Bunda bisa memakai berbagai intonasi: suara harimau, suara peri, dll. Anak pun akan tertarik menirunya. -
Membuat Cerita Bersama
Mulai dengan kalimat “Suatu hari ada seekor kucing…” lalu ajak anak menambahkan bagian berikutnya. Aktivitas ini sangat baik untuk mengembangkan alur berpikir dan improvisasi lisan.
Kapan Waktu Terbaik untuk Bercerita?

-
Sebelum tidur: untuk menenangkan dan menjadikan kebiasaan rutin.
-
Waktu bermain: cerita pendek sambil bermain peran atau menggunakan mainan.
-
Saat santai bersama: di mobil, taman, atau setelah makan siang.
Cerita Sederhana untuk Latihan Bicara
-
Dongeng klasik: seperti Kancil dan Buaya, Si Kura-Kura dan Si Kelinci.
-
Cerita lucu: anak lebih mudah ingat dan berani bicara jika tertawa bersama.
-
Cerita bergambar tanpa teks: biarkan anak mengarang ceritanya sendiri dari ilustrasi.