Yayasan Akses Sehat Indonesia

Yayasan Akses Sehat Indonesia merupakan salah satu lembaga non-pemerintah yang bekerja bersama 160 kader TBC untuk mengedukasi dan mendampingi masyarakat yang terjangkit penyakit yang menular melalui udara tersebut di wilayah Kabupaten Bogor. Aan berharap yayasan yang merupakan kluster kesehatan dari Yayasan Nirunabi tersebut dapat bersinergi dengan pemerintah untuk menanggulangi endemi ini.
“Saya berharap agar Yayasan Akses Sehat Indonesia ini dapat bersinergi dengan kami menanggulangi endemi TBC di Kabupaten Bogor. Tidak hanya untuk TBC saja, termasuk juga masalah kesehatan lain seperti stunting, HIV dan lain sebagainya,” tuturnya. Mengingat beberapa problem kesehatan tersebut berkesinambungan.
Sebagai pelaksana program Eliminasi TBC berbasis komunitas di Kabupaten Bogor, pihaknya telah berkecimpung di masyarakat selama kurang lebih tiga tahun.
“Kegiatan yang kami lakukan yaitu investigasi kontak pasien TBC, penyuluhan dan pendampingan minum obat bagi pasien,” tutur Ketua Yayasan Akses Sehat Indonesia Alwin Khafidhoh.
Aral rintangan telah mereka lalui selama menjadi kader TBC di kawasan endemi tersebut. Namun rintangan-rintangan tersebut tak menyurutkan langkah mereka untuk terus berjuang demi kualitas kesehatan masyarakat lebih baik. Pada hari ini, Kamis (24/3), Yayasan Akses Sehat Indonesia mengadakan peringatan Hari TBC Sedunia bersama para kader-kader TBC tersebut dengan mengundang kader TBC se-Kabupaten Bogor.
Acara yang mengusung tema “Sinergi Multipihak untuk Eliminasi TBC” ini berlangsung meriah. Acara utamanya yaitu talkshow dengan beberapa narasumber dari Dinas Kesehatan, Ketua Yayasan Akses Sehat Indonesia, Sub Recipient (SR) Jawa Barat. Rangkaian acara ini bertujuan untuk mengkoordinasi semua pihak yang terlibat dalam penanggulangan TBC di kabupaten Bogor.
“Kita bersama-sama dan serius untuk menanggulangi penyakit menular, termasuk TB. Semua penanggulangan TB harus melibatkan semua lintas sektor. Kasus TBC juga akan menjadi salah satu pembahasan di acara G20 tahun 2022. Tujuannya agar semua pihak mau besinergi dan meningkatkan layanan TBC di semua fasilitas kesehatan di Indonesia dengan berbasis teknologi,” ujar Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Adang Mulyana, S.Km, di Puslitbang POLRI Kabupaten Bogor.
Dalam acara peringatan Hari TBC Sedunia tersebut juga sekaligus meresmikan Yayasan Akses Sehat Indonesia yang merupakan kluster kesehatan dari Yayasan Nirunabi.