Jangan Samakan Speech Delay dan Late Talker! Ini Dia Perbedaannya

Copy Link

Kesehatan MentalKeluarga
12 August 2024
admin

Pada usia tersebut, kemampuan sang buah hati untuk memahami setiap kata dan kalimat yang diucapkan oleh orang lain pun sedang berkembang.

Dikutip dari situs ASHA, semua hal tersebut dipengaruhi sejumlah hal seperti berikut ini:

  • Kemampuan alami anak dalam memahamu bahasa
  • Keterampilan lain yang sedang dipelajarinya pada saat yang bersamaan
  • Paparan terhadap beragam kosakata setiap harinya
  • Cara orang di sekitarnya memberikan respons terhadap usaha komunikasi yang dilakukan sang buah hati

Berbagai macam-macam faktor tentu perlu menjadi perhatian bagi Bunda selama tumbuh kembang sang buah hati.

Apabila bayi menunjukkan tanda bahwa dirinya belum bisa berbicara di antara usia tersebut, segera lakukan pemeriksaan.

Baca Juga  Jangan Anggap Sepele Bunda! Ini Dampak Jangka Panjang Jika si Kecil Speech Delay

Sebab, penyebabnya bukan hanya speech delay, melainkan bisa juga sang buah hati mengalami kondisi sebagai late talker.

Perbedaan Speech Delay dan Late Talker

Perbedaan Speech Delay dan Late Talker

Mungkin Bunda dan Ayah akan bertanya-tanya terkait perbedaan speech delay dan late talker, maka dari itu wajib simak sampai habis.

Late talker adalah kondisi di mana anak mengalami perkembangan bahasa dan ekspresif yang terlambat, sedangkan perkembangan lainnya terjadi dengan baik.

Karateristiknya tampak jika sang buah hati sulit untuk merangkai kalimat dalam dua kata, si Kecil juga hanya memiliki kosakata kurang dari 50 kata pada usianya yang sudah memasuki 24 bulan.

Hampir sama dengan late talker, speech delay merupakan perkembangan bahasa, ekspresif, artikulasi, dan suara yang terlambat.

Baca Juga  Kak Seto datang ke Kantor Generos, Apresiasi Piagam Komitmen Bebaskan Speech Delay

Kondisi ini bahkan bisa disertai dengan gangguan kemampuan lainnya, meski terlihat serupa dengan late talker, anak yang mengalami speech delay cenderung terganggu dalam pembentukan suara, artikulasi, serta kelancaran dalam berbicara.

Jika sang buah hati menunjukkan tanda terlambat berbicara, maka segera konsultasikan agar bisa ditangani dengan langkah yang tepat, seperti terapi wicara.

Tanda tersebut di antaranya adalah tidak babbling, tidak terucap kata yang berarti, hingga hilangnya kemampuan bicara yang sebelumnya sudah diucapkan.

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya