Kurang Tidur Bisa Ganggu Perkembangan Otak Anak, Ini Faktanya!

Copy Link

Tumbuh Kembang
23 June 2025
admin

Dampak Kurang Tidur pada Perkembangan Otak Anak

Dampak Kurang Tidur pada Perkembangan Otak Anak

1. Menurunnya Daya Konsentrasi dan Fokus

Anak jadi sulit mengikuti pelajaran atau perintah sederhana karena otaknya lelah. Hal ini bisa menurunkan kemampuan belajar dan membuat anak cepat frustrasi.

2. Gangguan Memori dan Belajar

Tanpa tidur cukup, informasi yang diterima anak di siang hari tidak tersimpan dengan baik. Anak bisa jadi cepat lupa, susah menyerap materi, dan tidak semangat belajar.

Baca Juga  Bunda Wajib Tahu! Ini 10 Cara Mengatasi Jika si Kecil Sedang Tantrum

3. Masalah Perilaku dan Emosi

Anak kurang tidur cenderung lebih sensitif, mudah marah, dan sulit mengendalikan emosinya. Bahkan, beberapa studi menunjukkan hubungan antara kurang tidur dan perilaku mirip ADHD.

4. Menghambat Pertumbuhan Otak Jangka Panjang

Kurang tidur kronis dapat memengaruhi perkembangan struktur otak, termasuk bagian yang berperan dalam pengambilan keputusan, kontrol emosi, dan kemampuan sosial.

Berapa Lama Anak Harus Tidur?

Berikut panduan durasi tidur yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI):

  • Usia 1–2 tahun: 11–14 jam per hari (termasuk tidur siang)

  • Usia 3–5 tahun: 10–13 jam per hari

  • Usia 6–12 tahun: 9–12 jam per hari

  • Usia remaja: 8–10 jam per hari

Baca Juga  Inflamasi Pengaruhi Perkembangan Otak Anak, Begini Penjelasannya!
Tags :
Artikel Terbaru

Artikel Lainnya