Yuk Bunda! Mulai Memahami Perkembangan Otak si Kecil untuk Tumbuh Kembangnya

Copy Link

Tumbuh Kembang
7 October 2024
admin

2. Ketika si Kecil Lahir

Otak bayi baru lahir memiliki ukuran sekitar seperempat dari ukuran rata-rata orang dewasa.

Ukuran ini akan bertambah secara pesat pada tahun pertama kehidupan bayi hingga menjadi dua kali lipat.

Bayi yang baru lahir pun pada umumnya telah memiliki sekitar 100 miliar sel saraf atau hampir seluruh neuron otak yang akan dimiliki selama hidupnya.

Meski begitu, sel-sel saraf ini belum terhubung dengan baik saat lahir, padahal hubungan atau koneksi antar saraf merupakan hal penting untuk membuat otak bekerja.

Koneksi sel saraf ini memungkinkan anak untuk bergerak, berkomunikasi, dan melakukan hampir semua hal.

Baca Juga  Jangan Sampai Tidak Tahu Bunda! Ini Dia Tahap Perkembangan Otak Anak Berdasarkan Usia

Selain itu, otak sang buah hati yang baru lahir juga mengandung sangat sedikit mielin, yakni zat lemak yang menutupi sel saraf dan diperlukan untuk pengiriman implus listrik.

Hal ini lah, yang menyebabkan proses informasi dalam otak bayi jauh lebih lambat dari pada orang dewasa.

3. Tahun Pertama Kehidupan

Tahun pertama kehidupan bayi merupakan momen penting dalam perkembangan otak sang buah hati.

Pada awal kehidupan ini, korteks selebral terus membentuk sinpas untuk membuat penghlihatan bayi berkembang, dapat menggengam, dan semakin terikat dengan orang tua.

Ukuran otak kecil pun meningkat hingga tiga kali lipat yang ditandai dengan perkembangan motorik bayo yang semakin pesat.

Baca Juga  Mau Pintar Tapi Bingung Gimana? Tenang Aja! Ini 7 Cara untuk Mendongkrak IQ di Usia Remaja

Pada usia tiga bulan, hippocampus yang berperan dalam memori juga mengalami peningkatan yang lumayan drastis.

Hal ini juga dapat membuat si Kecil dapat semakin mengenal dan mengamati orang tua atau pengasuhnya.

Sang buah hati juga mulai bereaksi terhadap berbagai gerakan dan suara, seperti sedang menangis, berteriak, atau tersenyum.

4. Usia Tiga Tahun

Memasuki tahun kedua dan ketiga, sinaps lebih banyak terbentuk hingga mencapai 200 persen.

Pembentukan sinaps ini sering menyebabkan lonjakan jumlah kosakata pada sang buah hati.

Ukuran otak si Kecil pun semakin bertambah hingga menjadi 80% dari ukuran otak utuh saat dewasa.

Mielin yang membungkus sel saraf juga semakin meningkat sehingga membuat kerja otak menjadi lebih kompleks.

Baca Juga  Perkembangan Otak Anak tak Bisa Lepas dari Peran Penting Nutrisi, Cek Faktanya!

Hal-hal tersebut membuat kognitif sang buah hati semakin berkembang.

Tags :
Artikel Terbaru

Artikel Lainnya