- Saat anak menangis, Bunda mengatakan menangis itu dapat membatalkan puasa dan begitu juga saat anak mandi bersama temannya juga memberikan larangan yang sama. Karena itu, membuat pikiran anak tentang puasa negatif, banyak larangan sehingga malas untuk berpuasa.
- Jangan melarang ajaran keliru yang sering terjadi di masyarakat yaitu menganjurkan anak tidur setelah makan sahur dan tidak memperkenalkan anak untuk shalat subuh. Begitu juga dengan tidak melarang anak shalat tarawih yang rakaatnya lebih dari shalat biasa. Hal demikian dapat membuat anak tidak terbiasa melakukan ibadah.
- Melarang makan minum saat masuk imsak. waktu imsak bukan pemberhentian, tapi penanda waktu subuh akan datang, saat anak masih makan waktu imsak biarkan saja. Jangan langsung memintanya untuk berhenti sampai adzan berkumandang.
- Ketika anak sudah mulai bisa menahan lapar untuk puasa seharian, terkadang orang tua selalu meminta untuk membatalkan pada siang hari (melakukan puasa setengah hari). Orang tua biasanya takut si Kecil sakit karena kelaparan. Padahal berolahraga tidak mengakibatkan orang sakit dan tergantung kondisi fisik seseorang.
Setiap orang tua punya cara masing-masing dalam melarang anak puasa, tapi jangan sampai melarang yang bertentangan dalam ajaran Islam. Maka dari itu penting juga bagi orang tua untuk mempelajari agama dengan sumber referensi yang shahih.
Anak-anak -sejak dini perlu mengajarkan shalat, berdzikir, dan beribadah lainnya agar ia terbiasa dengan kehidupan religius, sehingga dapat membuatnya lebih tenteram. Anak adalah peniru ulung, semua yang dilakukan orang tua akan ditirunya. Jadilah orang tua yang bisa memberikan teladan postif bagi buah hati tercinta.