Meningkatnya Risiko Infeksi pada Anak Akibat Paparan Polusi
Polusi menjadi permasalah pelik di setiap negara sejak dulu, riset berskala internasional yang digelar pada tahun 2018 menemukan bahwa Indonesia berada di peringkat 11.
Pernyataan tersebut juga diperjelas oleh NRDC.org, bahwa polusi tersebut berasal dari penggunakan bahan bakar fosil, seperti bensin.
Hal tersebut perlu untuk diwaspadai bahayanya bisa menyerang orang dewasa bahkan anak-anak.
Pada anak, masalah masalah kesehatan yang dapat terjadi akibat polusi sangat beragam dan bisa berakibat fatal.
Salah satu penyakit yang paling sering menimpa anak-anak adalah infeksi saluran pernapasan, seperti ISPA dan pneumonia.
Penyakit infeksi ini juga berkaitan dengan polusi, lantaran udara yang kotor bisa mempermudah penyebaran kuman dan virus penyebab infeksi.
Selain gangguan pernapasan, anak-anak yang sering terpapar polusi juga rentan mengalami gangguan tumbuh kembang dan gangguan belajar.
Tak hanya itu saja, Yuni Astria juga mengatakan dampak dari polusi juga terkena sebuah virus dan lainnya.
“Bisa mulai dari yang ringan seperti terkena virus influenza dan salesma,” ungkap dokter spesialis anak dr. Yuni Astria, Sp.a dalam Instagram Live @ceritageneros.
Maka dari itu, harus benar-benar menjaga sang buah hati agar tidak terkena polusi, untuk menghindari itu semua.