Jangan Panik Bunda! Begini 9 Cara Mencegah Tantrum Pada si Kecil

Copy Link

Kesehatan MentalKeluarga
5 May 2024
admin

Tak hanya itu, bisa jadi orang tua akan mengingat masa kecilnya saat mengalami tantrum dan merasa kurang didengarkan oleh orang tua.

Maka pada saat inilah kesempatan kita untuk belajar lebih berempati terhadap apa yang sedang dirasakan oleh anak kita.

9-cara-cegah-tantrum-pada-anak
Kebersamaan Ibu dan Anak

Luapan emosi memang sebaiknya dikeluarkan. Saat anak tantrum maka emosi tersebut telah berhasil ia keluarkan, dan anak akan merasa nyaman mengungkapkan perasaannya.

Saat orang tua bisa mendampingi anak selama tantrum dan menenangkannya, maka sang anak akan merasa nyaman dan menjadi lebih dekat dengan orang tuanya.

Tidak hanya itu, membiarkan anak mengalami tantrum sampai ia tenang akan meningkatkan rasa tenang sehingga ia pun bisa tidur nyenyak di malam hari.

Baca Juga  Aktivitas Seru di Bulan Ramadhan: Cara Asyik Mengasah Kecerdasan si Kecil!

Saat menghadapi anak tantrum merupakan kondisi yang menyebalkan. Terkadang orang tua akan terbawa emosi dan akan ikut ‘tantrum.’ Namun sebaiknya hal ini jangan sampai terjadi.

Sebagai orang tua kita harus bisa mengajarkan kepada anak bagaimana meluapkan emosi dengan baik tanpa harus dengan teriakan bahkan kekerasan.

Jangan sekali-kali mengeluarkan ancaman maupun menakut-nakuti anak demi untuk menenangkannya. Ini akan menjadi kunci bagaimana anak akan bersikap ke depannya.

Dan percayalah, saat menghadapi tantrum anak dengan emosi hingga kekerasan maka hal itu tidak akan bisa meredakan tantrumnya.

Saat orang tua sudah berada di puncak emosi, sebaiknya menghindar sejenak dari anak dan tempatkan anak pada tempat yang aman.

Baca Juga  Bunda Wajib Tahu! Ini yang Akan Terjadi pada Otak si Kecil Jika Screen Time Terlalu Lama

Jika sudah lebih tenang maka orang tua bisa mendekati anak kembali dan memeluknya. Pelukan hangat dari orang tua sangat ampuh untuk mengatasi tantrum pada anak.

Setelah dipeluk berikan kata-kata positif agar anak semakin tenang karena merasa dimengerti dan diperhatikan. 

9 Cara Cegah Tantrum pada si Kecil

Namun Ayah Bunda patut waspada jika gejala anak tantrum berlebihan, misalnya dengan durasi dan intensitas yang lebih lama atau sampai melakukan kekerasan.

Jika anak sampai mengamuk lima kali dalam sehari, atau dengan durasi yang panjang sampai satu jam, dan atau disertai dengan kekerasan seperti memukul, menendang atau membanting barang.

Maka ini bisa menjadi tanda bahwa anak memiliki gangguan emosional. Ini juga bisa menjadi tanda awal bahwa anak sedang mengalami depresi.

Baca Juga  Bunda, Yuk Ajarkan Anak Diet Kantong Plastik! Begini Caranya

Jika hal ini yang terjadi maka Ayah Bunda tidak boleh membiarkannya begitu saja, karena ini akan berdampak pada tumbuh kembangnya.

Tags :
Artikel Terbaru

Artikel Lainnya