Daftar Isi
2. Konsultasi dengan Terapis Wicara
Terapis wicara akan melakukan evaluasi komprehensif terhadap kemampuan komunikasi anak, baik secara verbal maupun nonverbal.
Dari hasil ini, akan disusun program terapi sesuai kebutuhan spesifik anak.
3. Berikan Stimulasi Bahasa di Rumah
Terapi tak hanya di klinik, tapi juga harus dilakukan di rumah. Beberapa cara stimulasi yang bisa Bunda lakukan:
-
Sering berbicara dengan anak meski ia belum bisa menjawab
-
Bacakan buku cerita sambil menunjukkan gambar
-
Ajak anak bernyanyi bersama
-
Gunakan kalimat sederhana dan ulangi kata penting
4. Batasi Gadget dan Tingkatkan Interaksi Sosial
Anak yang terlalu sering menatap layar tanpa interaksi aktif cenderung mengalami hambatan komunikasi.
Gantikan waktu layar dengan permainan edukatif dan waktu berkualitas bersama keluarga.
5. Libatkan Keluarga dan Lingkungan
Pastikan semua orang di rumah menggunakan bahasa yang jelas, konsisten, dan positif. Interaksi yang hangat dan penuh perhatian akan membangun kepercayaan diri anak untuk mulai berbicara.