WebMD juga menjelaskan bahwa anak hiperaktif biasanya sangat kesulitan untuk fokus, gelisah dan mudah terganggu. Begini penjelasannya,
- Sulit untuk memusatkan perhatian
Anak ADHD biasanya akan kesulitan untuk mendengarkan pembicaraan orang yang ada di hadapannya. Mereka juga kesulitan dalam mengikuti petunjuk, menyelesaikan pekerjaannya, atau menemukan barang-barang mereka.
Mereka mungkin juga banyak melamun dan ceroboh. Selain itu mereka juga menghindari aktivitas yang membutuhkan konsentrasi atau tampak membosankan bagi mereka.

- Tak Bisa Diam
Anak hiperaktif biasanya tidak bisa diam, mereka akan berlari dan memanjat sepanjang waktu, bahkan jika mereka berada di dalam ruangan. Mereka juga kesulitan jika diminta untuk duduk diam di kursi, mereka akan menggeliat, menggerak-gerakkan anggota tubuhnya dan sebagainya. Terkadang mereka juga terlihat banyak bicara.
- Impulsif
Anak ADHD biasanya tidak dapat memikirkan akibat dari apa yang dilakukannya. Biasanya mereka kesulitan untuk menunggu giliran, memotong antrian, menyela pembicaraan orang, dan sebagainya.
Jika beberapa gejala tersebut terjadi pada anak, maka Ayah dan Bunda perlu untuk segera memeriksakan si Kecil ke dokter agar segera mendapatkan penanganan yang tepat. Meskipun tidak ada tes yang bisa mendiagnosa ADHD namun dokter bisa melakukan beberapa langkah untuk mendiagnosa apakah si anak mengalami ADHD atau tidak.