Mengulik Hasil Uji Mikroba Generos, Bebas Bakteri

Copy Link

NutrisiTumbuh Kembang
1 April 2022
author

Ada pula bakteri Shigella. Shigella adalah bakteri patogen usus yang kita kenal sebagai agen penyebab penyakit disentri basiler. Shigella merupakan penyebab diare disentri yang paling sering terjadi pada anak.

Shigella tahan terhadap keasaman lambung dan membutuhkan inokulum yang kecil untuk menyebabkan diare sehingga mudah ditularkan ke orang lain. Dikutip dari Indonesian Public Health, secara morfologis Shigella tidak dapat dibedakan dari Salmonella, tetapi dapat dibedakan berdasarkan reaksi-reaksi fermentasi dan uji serologis.

Tidak seperti Salmonella, Shigella memfermentasikan berbagai karbohidrat, dengan pengecualian utama laktosa untuk menghasilkan asam tanpa gas. Shigella dysentriae merupakan penyebab penyakit yang paling parah karena menghasilkan eksotoksin yang mempunyai sifat neurotoksik dan enterotoksik.

Baca Juga  Bikin Anak Makin Pintar! Ini Cara Stimulasi Otak di Usia Emas 1–7 Tahun

Jadi, anak-anak yang terjangkit Shigelosis dapat menderita kejang. Eksotoksin adalah protein terlarut yang tidak tahan panas. Darah dan lendir dalam tinja penderita penyakit diare yang mendadak merupakan petunjuk kuat bagi shigelosis.

Lagi lagi, menurut hasil uji bakteri pada Generos dinyatakan negatif dari Shigella. Itu artinya Generos tidak terkontaminasi bakteri tersebut. Sehingga telah terbukti Generos aman untuk dikonsumsi anak-anak.

Laporan Hasil Uji Mikroba pada Generos

Kemudian untuk hasil pada Escherichia Coli atau yang biasa disebut E. Coli juga dinyatakan tidak terkontaminasi, dengan hasil <1. Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 7388:2009 tentang batas maksimum cemaran mikroba dalam pangan dijelaskan bahwa sirup dikatakan aman jika angka temuan E. Coli < 3/ml. Suplemen Generos yang berbentuk cair agak kental dapat dikategorikan sebagai sirup, sehingga menggunakan standar tersebut.

Baca Juga  Dokter Berikan 5 Ciri-ciri Kesiapan Anak Sekolah

Seperti diketahui E. Coli merupakan bakteri yang dapat memicu berbagai penyakit dalam tubuh seperti keracunan makanan, diare, gagal ginjal, hingga infeksi saluran kemih. E. Coli adalah bakteri yang biasanya hidup di usus manusia. Dalam kondisi normal, bakteri ini tidak akan menyebabkan gangguan dan justru berguna untuk kesehatan pencernaan. Namun, pada kondisi tertentu, bakteri ini bisa berubah menjadi berbahaya.

E. Coli sendiri terdiri dari beberapa jenis, dan masing-masingnya bisa menyebabkan penyakit yang berbeda. Jenis yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan biasanya ditemukan dari makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya