Begini Cara Puasa Mendetoksifikasi Tubuh

Copy Link

KeluargaNutrisi
29 March 2022
author

1. Mengaktifkan Autofagi

Ustadz Zaidul Akbar menjelaskan tubuh manusia memiliki autofagi. Autofagi merupakan cara tubuh untuk membersihkan sel-sel yang telah rusak untuk regenerasi tubuh dan menjaga fungsi tubuh tetap berjalan dengan baik. Proses ini dapat diaktifkan secara maksimal saat tubuh dalam keadaan berpuasa.

Ia juga menambahkan bahwa proses autofagi dapat bekerja lebih baik lagi jika kita memberikan asupan yang baik (saat berbuka puasa). Yaitu dengan mengganti beberapa jenis makanan yang berasal dari tepung-tepungan, beras putih, segala jenis gorengan, dan gula pasir.

Misalnya beras putih bisa diganti dengan beras merah, beras hitam, kentang atau sumber karbohidrat sejenisnya. Sedangkan gula pasir diganti dengan makanan manis lain yang lebih menyehatkan seperti kurma dan madu. Adapun untuk gorengan sebaiknya dikurangi dan mengganti minyak goreng dengan minyak kelapa yang lebih sehat dan makanan yang terbuat dari tepung-tepungan sebaiknya dihindari.

Baca Juga  Anak Bisa Stunting Akibat Terus Terpapar Polusi Udara, Generos Solusinya

2. Meningkatkan Zat Keton

Ustadz dr. Zaidul Akbar
Ustadz dr. Zaidul Akbar

Ustadz Zaidul Akbar menyebutkan puasa dapat meningkatkan zat keton di dalam tubuh. Di mana zat keton ini berfungsi untuk membakar lemak tubuh. Zat keton ini bekerja dalam proses ketosis di mana zat keton menguraikan lemak dan mengubahnya menjadi energi dalam darah.

Oleh karena itu puasa dapat menjadi sarana diet tanpa menyakitkan. Namun ia menyatakan jika zat keton ini dapat bekerja lebih maksimal lagi jika melakukan prolong puasa. Artinya pada saat berbuka tidak langsung makan dengan banyak makanan, namun hanya sekadar membatalkannya saja.

Misalnya dengan meminum air putih dan beberapa butir kurma. Lalu beribadah dengan khusyu’ yaitu melaksanakan sholat Maghrib kemudian dilanjutkan sholat Isya’ dan Tarawih serta diselingi dengan tilawah Alquran. Barulah kemudian makan makanan berat setelah sholat Isya’. Atau jika masih kuat bisa makan berat saat sahur saja.

Baca Juga  Anak Bunda Hebat di Bidangnya! Ini 8 Kecerdasan Anak yang Perlu Diketahui

Ia mengibaratkan tubuh manusia dengan mobil. Seperti halnya mobil yang memiliki tangki sebagai penyimpan bahan bakar, begitu pula dengan tubuh manusia. Setiap mobil memiliki tangki cadangan, jika kita ingin menggunakan tangki cadangan tersebut maka kita harus menghabiskan tangki utama dulu, yaitu dengan tidak berhenti di rest area.

Jika mobil terus berjalan tanpa berhenti maka lama kelamaan bahan bakar di tangki utama akan habis dan kemudian mengambil cadangan bahan bakar yang ada di tangki cadangan. Itulah yang terjadi pada lemak tubuh saat berpuasa. Lemak tubuh juga akan mengalami penyusutan jika kita melakukan prolong puasa.

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya